3 Contoh Hukum Perdata Sederhana

Banyak masyarakat yang masih bingung membedakan antara hukum pidana dengan hukum perdata.  Contoh hukum perdata sebenarnya sangatlah mudah karena hukum ini dibuat untuk mengatur masalah yang bersifat pribadi atau privat. Pada intinya, hukum perdata adalah pelaporan suatu kasus yang menyangkut pada dua pihak yang bermasalah. Lain halnya dengan hukum pidana yang berhubungan dengan kepentingan umum, seperti pembunuhan, pencurian, pemerkosaan dan lain sebagainya. 
Contoh Hukum Perdata

3 Contoh Hukum Perdata Sederhana

Contoh hukum perdata adalah si A melaporkan si B ke polisi atas dasar pencemaran nama baik. Nah, permasalahan tersebut disebut sebagai hukum perdata karena menyangkut dua orang yang saling berselisih paham dan bisa diselesaikan dengan jalan damai.

Contoh hukum perdata lainnya adalah Risma bertengkar dengan Rasmi karena sengketa tanah yang diwariskan diantara keduanya. Dari informasi tersebut, bisa diketahui bahwa masalah ini merupakan masalah yang bersifat privat karena berhubungan dengan keluarga sehingga masuk dalam kasus hukum perdata.

Contoh hukum perdata berikutnya adalah Dini dan Doni ingin bercerai. Maka jalan hukum yang harus mereka ambil adalah hukum perdata. Apabila Dini dan juga Doni memperebutkan hak asuh anak atau harta, tetap masuk dalam kategori hukum perdata. Karena masalah mereka hanya menyangkut diantara keduanya dan bersifat pribadi.

Bagaimana, sudah jelas bukan? Semoga contoh hukum perdata dapat membantu Anda yang masih kebingungan membedakan antara hukum pidana dengan hukum perdata.
Bagi ke FB
Bagi ke G+

Related : 3 Contoh Hukum Perdata Sederhana

0 komentar:

Posting Komentar

Anda boleh tuliskan ide, saran, kritik di kolom komentar ini.