3 Contoh Jaring-Jaring Makanan yang Melibatkan Ular

Terdapat banyak contoh jaring-jaring makanan yang melibatkan ular. Ular sendiri memiliki peran sebagai konsumen sekunder atau konsumen tersier tergantung pada apa yang dimakannya. Meskipun demikian, ular tidak dapat menjadi konsumen primer karena ular bukanlah herbivora. Ular yang dapat hidup di berbagai tempat berbeda membuatnya spesial karena dapat ditemukan di berbagai ekosistem.
Contoh Jaring-Jaring Makanan

3 Contoh Jaring-Jaring Makanan yang Melibatkan Ular

Sebelum membahas peranan ular dalam contoh jaring-jaring makanan ekosistem tertentu, perlu dipahami tentang peran produsen primernya. Produsen primer pada ekosistem yang satu berbeda dengan ekosistem lainnya. Produsen primer ini kemudian dikonsumsi oleh konsumen primer. Herbivora yang berada pada konsumen primer memakan tumbuhan yang menjadi produsen primer. kemudian, peran ular sebagai konsumen sekunder dimulai dari titik ini.

Ekosistem sungai merupakan salah satu contoh jaring-jaring makanan yang melibatkan ular. Pada ekosistem ini ular berperan sebagai konsumen sekunder. Ular memakan serangga, atau hewan herbivora lainnya. Jaring-jaring makanan ini kemudian dilanjutkan oleh ular yang mengonsumsinya untuk dapat bertahan hidup.

Contoh jaring-jaring makanan pada ekosistem danau juga melibatkan ular. Ular tidak hanya memakan serangga yang merupakan konsumen primer melainkan juga ikan. Ikan memakan dedaunan yang menjulur pada permukaan air. Ikan inilah yang kemudian dimakan oleh ular. Proses ini berlangsung sampai ular dimakan oleh konsumen tersier seperti buring elang atau predator berbahaya lainnya.

Ekosistem perkebunan juga merupakan contoh jaring-jaring makanan yang melibatkan keberadaan ular. Daun atau buah yang tumbuh dalam perkebunan tertentu disantap oleh tikus atau tupai yang berperan sebagai konsumen primer. Tikus dan tupai inilah yang kemudian dikonsumsi oleh ular. Perkebunan yang memiliki banyak tikus dan tupai biasanya juga memiliki ular yang banyak juga.

Sebenarnya selain contoh jaring-jaring makanan pada ekosistem tersebut, masih terdapat banyak ekosistem lain yang melibatkan ular. Meskipun dapat berperan sebagai konsumen tersier, ular lebih sering berperan sebagai konsumen sekunder.

Dalam contoh jaring-jaring makanan di atas, dapat ditarik kesimpulan sederhana bahwa ular merupakan bagian penting dari sebuah ekosistem. Demikianlah penjelasan singkat ini, semoga penjelasan ini dapat memberikan manfaat.
Bagi ke FB
Bagi ke G+

Related : 3 Contoh Jaring-Jaring Makanan yang Melibatkan Ular

0 komentar:

Posting Komentar

Anda boleh tuliskan ide, saran, kritik di kolom komentar ini.